7 Jenis Material Jendela yang Umum dipakai

Dalam proses pembangunan rumah atau gedung memilih bahan untuk fasad atau jendela sangatlah penting.

Pemilihan material yang kurang tepat tentu akan membuat pemilik stres sebab harus berfikir untuk mengganti karena adanya masalah seperti kebocoran, kerusakan atau hal lainnya.

Material jendela bukan hanya dipakai untuk jangka pendek, tapi kalau bisa untuk selamanya bukan ? Oleh sebab itu pemilihan material yang tepat itu penting.

Bukan hanya jenis material jendela saja yang perlu anda ketahui, jenis material pintu juga anda perlu tahu juga lho…

Pada artikel kali ini kami akan membahas jenis material yang umum yang dipakai untuk jendela.

Ada 7 jenis material yang paling umum dipakai, dari beberapa jenis material dibawah mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing.

1. Kayu

Jika Anda ingin membuat rumah dengan tampilan yang alami yang punya konsep rumah tropis. Material kayu adalah salah satu pilihannya, material kayu memberikan tampilan alami dan tradisional modern.

Material kayu merupakan material yang mudah dibentuk dan banyak pilihan desainnya, akan tetapi ada kelebihan dan kekurangannya juga yang perlu diperhatikan.

Kelebihan :

  • Pemilihan kayu berkualitas membuat jendela menjadi tahan lama dan tidak mudah keropos.
  • Dapat dicat atau diwarnai agar sesuai dengan konsep dekorasi apa pun atau melengkapi warna yang ada
  • Tidak memungkinkan menghantarkan panas seperti bahan lainnya
  • Memberikan estetika yang lebih baik, terutama untuk rumah yang lebih tradisional, dan meningkatkan nilai sebuah rumah

Kekurangan :

  • Tidak tahan cuaca
  • Membutuhkan banyak perawatan seperti pengecatan, pewarnaan, dempul, dan harus dibersihkan secara berkala
  • Rentan terhadap serangga dan hama lainnya, terutama rayap
  • Harga lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis material lainnya, jika perawatannya bagus maka tampilannya akan tetap awet dan tahan lama
  • Sulit menemukan material kayu berkualitas

Jika anda kesulitan menemukan material kayu yang bagus, anda mungkin bisa mencoba bahan alternatif lain yaitu jendela aluminium motif kayu.

Jendela aluminium motif kayu memiliki banyak sekali pilihan warna, selain itu warnanya juga jauh lebih tahan lama.

2. Aluminium

Jendela Rumah Mewah
Jendela Rumah Mewah Lengkung

Jenis material yang kedua adalah material aluminium, jenis material ini banyak dipakai untuk rumah modern dan juga gedung-gedung tinggi sebagai fasad.

Jendela aluminium tidak membutuhkan banyak perawatan seperti jendela kayu. Selain itu material aluminium juga lebih ringan akan tetapi sangat kuat dan bisa menopang kaca berukuran besar.

Rumah modern saat ini banyak yang mempunyai jendela berukuran besar di luar ukuran jendela standar. Oleh sebab itu dibutuhkan material yang kuat, ringan tetapi bisa dipakai untuk jendela berukuran besar.

Jendela aluminium juga mempunyai banyak pilihan model, salah satu model jendela aluminium yang banyak dicari adalah model french Window atau jendela kotak kotak.

Ada juga beberapa kelebihan dan kekurangan jendela aluminium seperti dibawah ini :

Kelebihan :

  • Bahan aluminium lebih tahan lama, ringan dan mudah dipasang
  • Banyak pilihan warna dan warna sangat tahan lama
  • Tidak butuh pengecatan ulang
  • Sangat minim perawatan
  • Cukup banyak pilihan model jendelanya
  • Memberikan kekedapan suara yang sangat baik dan dapat dijadikan jendela kedap suara.

Kekurangan :

  • Harga lebih murah dibandingkan kayu, tapi ada beberapa produk jendela aluminium yang lebih mahal sebab kualitasnya lebih bagus seperti aluminium finish good.
  • Harus dipasang oleh tenaga ahli di bidang jendela aluminium
  • Mudah tergores oleh benda tajam

3. UPVC

Unplasticized Poly Vinyl Chloride atau lebih dikenal sebagai UPVC merupakan bahan alternatif kayu yang dipakai sebagai bahan kusen pintu dan jendela.

Berbeda dengan PVC yang tidak tahan lama dan gampang pecah, UPVC mempunyai ketahanan yang baik terhadap cuaca dan juga lebih tebal.

Apa saja perbedaan UPVC dan PVC ? Anda bisa baca di Perbedaan UPVC dan PVC.

Di Indonesia sendiri bahan UPVC mulai dikenal luas sebagai bahan alternatif dari kayu dan aluminium. Sebab Jendela UPVC mempunyai tampilan yang mewah, kuat dan dapat meredam suara dengan sangat baik.

Kelebihan :

  • Ramah Lingkungan – Proses pembuatan  bahan UPVC sangat menghemat energi dibandingkan dengan bahan lain seperti aluminium dan kayu. Selain ini berarti emisi gas rumah hijau yang dilepaskan jauh lebih sedikit, tetapi tingkat konsumsi hutan juga diperlambat karena Jendela UPVC telah dikenal sebagai alternatif kayu.
  • Jendela UPVC merupakan material anti rayap, anti karat dan tahan terhadap cuaca
  • Bahan UPVC lebih murah jika dibandingkan dengan kayu
  • UPVC tidak memerlukan pengecatan, karena permukaan UPVC yang sangat halus dan tidak berpori, sehingga mudah untuk dibersihkan dan tidak perlu perawatan khusus.
  • Jendela UPVC juga dapat meredam suara dengan sangat baik

Kekurangan :

  • Pilihan model jendela upvc terbatas tidak sebanyak model jendela kayu
  • Permukaan UPVC mudah lecet jika terkena benda tajam
  • Pemasangannya membutuhkan tenaga ahli agar hasil pemasangan bagus dan rapi

4. Fiberglass

Fiberglass adalah bentuk serat kaca dari kaca cair yang sengaja ditarik agar menjadi serat tipis yang kuat. Ini pula yang menjadi alasan mengapa fiberglass dikenal sebagai plastik yang diperkuat dengan serat kaca.

Biasanya serat kaca diratakan menjadi lembaran, disusun secara acak, atau ditenun menjadi kain. Berdasarkan penggunaan fiberglass, serat kaca dapat dibuat dari berbagai jenis kaca sebagai bahan dasar. 

Jendela fiberglass telah mendapatkan daya tarik dalam beberapa tahun terakhir. Bahan dasar fiberglass terbuat dari serat kaca dan resin yang diperkuat menciptakan bahan tahan lama yang kuat yang membutuhkan sedikit perawatan. Fiberglass dapat meniru tampilan jendela kayu sehingga memberikan estetika yang lebih baik.

Kelebihan :

  • Perawatannya mudah sebab tidak membutuhkan pengecatan ulang. Karena bahan tidak memudar dan tidak mudah terkelupas
  • Anti karat dan juga tidak lapuk / berjamur seperti kayu
  • Bahan fiberglass tidak mengembang, menyusut, atau melengkung meskipun berada di cuaca yang panas.
  • Fiberglass dapat didaur ulang sehingga mengurangi dampak pada lingkungan.

Kekurangan :

  • Harga jendela fiberglass mahal
  • Pemilihan warna dan aksesoris terbatas
  • Harus dipasang oleh tenaga ahli, sebab pemasangannya sulit.

5. Wood-clad ( Kayu Berlapis )

Di Indonesia memang belum banyak yang memakai jendela dengan baham wood-clad ini.

Wood-clad atau Jendela berlapis kayu memberikan tampilan kayu yang bagus tapi sangat minim perawatannya. Wood-clad adalah jendela kayu solid dengan bagian luar yang dilapisi aluminium atau fiberglass. Dua bahan digabungkan untuk membuat jendela yang lebih baik dan tahan cuaca.

Tujuannya agar kayu lebih awet dan tahan lama, sebab dibagian luar tidak terkena cuaca secara langsung. Selain itu model ini juga banyak digunakan untuk desain interior, sebab tampilannya bagus dan modern.

Kelebihan :

  • Tampilan jendela mewah dan terlihat modern
  • Lebih awet dan tidak mudah lapuk
  • Lebih kedap suara sebab mempunyai sistem insulasi yang sangat baik

Kekurangan :

  • Harga lebih mahal jika dibandingkan jenis bahan lainnya
  • Pemasangannya membutuhkan tenaga ahli
  • Pilihan warna terbatas

6. Composite

Bahan jenis ini terbuat dari kombinasi kayu, logam, dan vinil. Jendela dengan bahan komposit memberikan aspek terbaik dari berbagai bahan yang digabungkan untuk produk yang lebih kuat.

Ketika jendela jenis ini pertama kali keluar, material komposit hanya digunakan untuk kusen jendela, tetapi sekarang seluruh jendela dibuat dari composite.

Kelebihan :

  • Tahan terhadap karat dan cuaca
  • Tidak dimakan serangga seperti rayap
  • Bahan Composite dibuat untuk meniru kayu alami, yang dapat dicat atau diwarnai

Kekurangan :

  • Biaya lebih mahal dibandingkan dengan bahan lainnya.

7. Baja

Jenis material jendela selanjutnya adalah logam baja. Logam baja terkenal karena kokoh dan kuat, akan tetapi karena harganya yang mahal jadi logam dibuat lebih tipis untuk kusen jendela.

Sehingga jendela akan mudah penyok atau rusak.

Sebelum membeli sebaiknya ada memeriksa terlebih dahulu spesifikasi produk mulai dari ketebalan, pilihan warna dll.

Yang saat ini produk banyak di jumpai adalah pintu baja. Jendela baja memang belum begitu populer.

Kelebihan :

  • Kuat dan tahan lama
  • Tahan terhadap serangga seperti rayap
  • Mempunyai daya tahan yang baik terhadap cuaca
  • Pilihan warnanya cukup banyak

Kekurangan :

  • Harganya cukup mahal
  • Pilihan modelnya terbatas
  • Mudah penyok atau gampang rusak jika terkena benturan

Setelah Anda mengetahui jenis material jendela berikut kelebihan dan kekurangannya. Selanjutnya ada perlu memilih dan menyaring jenis material jendela mana yang terbaik.

Sebab jendela adalah sebuah elemen rumah yang penting jadi harus cermat dalam proses pemilihannya. Biaya yang dikeluarkan untuk jendela dan pintu juga tidak sedikit dari total biaya pembangunan rumah.

Berikut ini hal yang perlu anda pertimbangkan sebelum membeli dan memutuskan adalah

1. Letak geografis rumah anda, letak geografis berpengaruh pada pengambilan keputusan sebab tidak semua bahan jendela bagus untuk semua geografis. Contohnya jika rumah anda di dekat laut, maka pilih bahan jendela yang aman dari korosi.

2. Sesuaikan dengan konsep rumah anda, memilih bahan juga perlu disesuaikan dengan konsep rumah. Mulai dari warna, model jendela dll.

3. Jika anda ingin opsi yang murah dan sedikit perawatan anda bisa memilih salah satu dari jendela aluminium atau kusen upvc. Dua jenis material ini tidak perlu perawatan khusus dan di Indonesia sudah banyak sekali yang pakai.

Demikian informasi mengenai jenis material jendela yang umum dipakai, semoga dapat membantu anda yang sedang membangun atau merenovasi rumah impian anda.

CATATAN : Windownesia hanya menjual Produk Jendela dengan bahan JENDELA ALUMINIUM DAN JENDELA UPVC.

WhatsApp chat