October 26 2015 0comment

Dapur Terang dengan Banyak Bukaan

Arsitektur bangunan rumah yang bergaya modern dan serba terbuka menjadi hal yang berpengaruh terhadap desain dapur . Diharapkan dapur dapat menyatu dengan gaya dan bentuk bangunan. Pada akhirnya, dapur ukuran 220cmx340cm ini didesain dengan konsep bersih, terang, dan bergaya.

Aplikasi pelapis HPL motif serat kayu menjadi pilihan untuk finishing kayu. Untuk panel belakang dipilih stainless steel  dan kaca sandblast. Pelat stainless steel  diletakkan di area cuci dan persiapan. Lemari kabinet didesain dengan dimensi dan ukuran yang berbeda, sehingga menampikan kesan dinamis.

Perhatikan area cuci. Tak luput dari perhatian desain. Pada bagian celah ceiling dipasang kaca bening setebal 6mm. Ini membuat dapur menjadi terang dari segala sudut.

Demikian pula top table berbahan solid surface yang berwarna putih itu. Jelas ia menyumbang pencahayaan dapur. Tampilannya tampak mewah dan menyatu dengan konsep dapur secara keseluruhan.

Bagian luar lemari kabinet menggunakan HPL (High Press Laminated) dengan tipe zebrano. Sesuai namanya, motif dan tampilannya seperti kulit zebra dengan warna alami serat kayu. Sementara bagian dalam lemari menggunakan warna netral cokelat muda.

Mata kita pun tergoda pada lemari kabinet dua pintu di atas bak cuci. Tampil dalam warna merah marun. Inilah aksen untuk menepis kesan datar alias monoton.

Island table menjadi tempat makan utama. Ukurannya 150cmx90cmx90cm. Cukup untuk menampung lima orang anggota keluarga. Bagian bawah island table digunakan untuk menyimpan makanan dan lauk-pauk yang siap saji. Jika waktu makan tiba, pemilik rumah hanya perlu menghangatkan di oven. Peralatan itu ditempatkan secara built-in pada lemari kabinet.

Dapur ini ditunjang oleh peralatan seperti kompor tanam, sink, dan oven, yang seluruhnya berwarna krom. Dapur pun tidak hanya berfungsi untuk aktivitas memasak, tetapi juga makan dan mengobrol bersama anggota keluarga.

Lapang, leluasa, dan terang. Itulah kesan utama dari dapur ini. Jendela kaca bingkai aluminium dalam jumlah banyak menjadi sumber cahaya alami. Dengan sendirinya, memasak dan makan di dapur ini menjadi lebih nyaman.

Lokasi: Rumah Elisabeth, Jakarta Selatan
Desain” Nawireh (Indawo)
Foto: iDEA/Hendra Nizwar

sumber : http://www.ideaonline.co.id

admin

Write a Reply or Comment